Ketahui Jadwal Minum Susu Formula untuk Bayi Baru Lahir (Newborn)

 

Memilih susu formula untuk bayi sebagai pendamping ASI sejak lahir menjadi keputusan besar bagi setiap orangtua. Terjadi pergolakan bathin tersendiri antara kewajiban memberi ASI eksklusif yang bertentangan dengan kondisi Anda sebagai ibu menyusui. Senada dengan pernyataan World Health Organisation atau WHO menyarankan kepada setiap orangtua untuk memberi ASI eksklusif tanpa tambahan makanan apapun, setidaknya selama 6 bulan.

Keputusan untuk menambah pendamping ASI biasanya diakibatkan produksi air susu keluar dalam jumlah sedikit atau tidak keluar sama sekali, sehingga keputusan yang diambil adalah menggantinya dengan susu formula.

Ketika Anda telah memutuskan untuk memberikan susu formula kepada si buah hati, lalu berapa jam sekali bayi minum susu formula? Apakah sama dengan jadwal pemberian ASI eksklusif? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Berbeda dengan ASI ekslusif, pemberian susu formula pada bayi harus diperhatikan dengan seksama. Mulai dari waktu minum susu, botol yang steril, ukuran air dan cara penyimpanan produk agar terhindar dari bakteri.

  1. Perhatikan Jadwal Minum Bayi dengan Susu Formula

Susu formula tidak bisa disamakan dengan ASI, baik dari segi kandungan dan kemudahan penyajiannya. Anda tidak disarankan untuk terlalu sering menyajikan susu formula kepada bayi secara berlebihan dalam satu hari. Hal itu bertentangan dengan kondisi bayi yang belum mampu mencerna susu formula dengan optimal.

Perhatikan jumlah dan berapa jam sekali bayi minum susu formula setiap hari. Berikan susu formula secara bertahap seperti berikut ini:

  • Pada hari pertama kehidupan bayi, Anda hanya perlu menyiapkan 60 hingga 90 ml setiap kali akan menyusui dengan jarak waktu 3 hingga 4 jam sekali. Usahakan Anda membangunkan bayi saat melewati jam minum susu demi kebaikan si buah hati.
  • Menjelang akhir usia satu bulan pertama, bayi akan menghabiskan susu sebanyak 120 ml setiap kali minum susu dalam 4 jam sekali. Semakin bertambah usia bayi maka konsumsi susu semakin tinggi sebagai akibat ukuran lambung yang semakin besar.
  • Pada usia sekitar 6 bulan bayi akan menghabiskan susu 180 hingga 140 ml setiap 4 hingga 5 jam sekali.

Akan tetapi aturan tentang jumlah susu formula bisa disesuaikan dengan kebutuhan bayi, terkadang lebih sedikit atau bahkan lebih banyak, namun awasi pemberian susu formula jika sudah lebih dari 960 ml perhari untuk menghindari risiko obesitas.

Aturan tentang berapa jam sekali bayi minum susu formula tetap menjadi patokan baku bagi setiap bayi baru lahir untuk menghindari bayi kelaparan selama tertidur dan mencukupi kebutuhan nutrisi selama usia pertamanya.

  1. Perhatikan Kebersihan Botol Susu

Susu formula lebih rentan terpapar bakteri maupun kuman dalam masa penyajian. Sehingga disarankan untuk selalu menjaga kebersihan botol susu dan dot setiap kali akan digunakan.

Bersihkan seluruh permukaan dengan sikat botol dan sabun khusus yang akan menjangkau setiap kotoran atau lemak susu yang masih tertinggal. Gunakan pula botol susu dengan label BPA-Free yang aman untuk bayi.

  1. Perhatikan Penyajian Susu Formula

Anda disarankan untuk mencuci tangan sebelum menyajikan susu formula dan perhatikan petunjuk penggunaan pada setiap kemasan. Tambahkan air dengan ukuran yang pas untuk menghindari susu terlalu encer atau terlalu kental.

Percayakan susu formula terbaik untuk bayi baru lahir pada Morinaga sebagai produk susu formula dari Kalbe Farma. Mengandung nutrisi seimbang dengan tekstur susu lebih mudah larut dan baik untuk pencernaan bayi. Mari awali nutrisi buah hati bersama Morinaga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *